KAMPANYE KEPEDULIAN SOSIAL ANTI-BULLYING "TEMAN UNTUK DISAYANGI, BUKAN UNTUK DIBULLY"
Keywords:
bullying, empati, kampanye sosial, pencegahan perundungan, sekolah dasarAbstract
Perundungan (bullying) merupakan permasalahan sosial yang marak terjadi di lingkungan sekolah dasar dan memberikan dampak negatif secara emosional, psikologis, maupun akademis bagi korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SD Inpres Tapandullu, Mamuju, mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan kepedulian sosial. Metode yang digunakan adalah kampanye sosial edukatif yang mencakup pemaparan materi, sesi berbagi cerita, dan permainan edukatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2026 dan diikuti oleh siswa sekolah dasar sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian dan dampak bullying, serta munculnya komitmen dari para peserta untuk tidak melakukan tindakan bullying. Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying, seperti melaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak yang dapat dipercaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

