BAHAYA PEMBAKARAN SAMPAH TERBUKA TERHADAP KESEHATAN IBU HAMIL DAN KELUARGA: UPAYA EDUKASI BERBASIS KOMUNITAS
Keywords:
dioksin, edukasi kesehatan lingkungan, ibu hamil, kebidanan komunitas, PM2.5Abstract
Pembakaran sampah terbuka merupakan praktik pengelolaan sampah yang masih umum dilakukan oleh masyarakat di daerah pedesaan, termasuk di Dusun Rawasari dan Takosang Selatan, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju. Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) yang dilaksanakan pada Desember 2025 menemukan kebiasaan pembakaran sampah terbuka di sekitar permukiman keluarga Tn. M, yang terdapat seorang ibu hamil trimester ketiga (Ny. L, G2P1A0, usia kehamilan 35–37 minggu). Asap pembakaran sampah mengandung zat berbahaya seperti dioksin, karbon monoksida, dan partikel PM2.5 yang berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, iritasi saluran napas, serta komplikasi pada kehamilan termasuk berat badan lahir rendah (BBLR) dan pertumbuhan janin terhambat. Metode yang digunakan meliputi pengkajian lingkungan, identifikasi masalah, dan intervensi edukasi kesehatan berbasis kunjungan rumah. Program juga mencakup pengadaan tempat sampah standar kesehatan di seluruh wilayah dusun sebagai solusi alternatif pengelolaan sampah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan keluarga dan kesadaran tentang bahaya pembakaran sampah terbuka. Artikel ini mengulas pentingnya edukasi pengelolaan sampah berbasis komunitas sebagai bagian dari asuhan kebidanan komunitas yang komprehensif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Parwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

